Kamis, 23 Februari 2012

pengertian akuntansi


Pengertian Akuntansi.
               
                   Definisi Akuntansi dapat dirumuskan dari dua sudut yaitu :

1.   Sudut Pemakai
Suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan suatu organisasi.

2.   Sudut Proses Kegiatan
Yaitu proses pencatatan, pengolahan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisaan data keuangan suatu organisasi.
 







B. Spesialisasi Dalam Akuntansi.
          Ada dua pengelompokan dalam hal proses kerja akuntansi yaitu:

1. Akuntansi Publik yang terdiri :

            a. Pemeriksa Laporan Keuangan
                   Adalah bidang pekerjaan profesi akuntansi paling utama yang diberikan kepada publik (umum). Pemeriksaan  laporan keuangan  adalah pemeriksaan secara independent untuk menilai kwajaran laporan keuangan yang disusun manajemen bagi para investor, kreditur dan pihak luar lainnya. 

            b. Konsultasi manajemen
                   Adalah pemberian jasa yang meliputi aspek yang luas. Biasanya jasa ini diberikan bersamaan dengan pemeriksaan akuntan. Sebagai pemeriksa, Akuntan biasanya mempunyai pengetahuan yang mendalam mengenai operasi perusahaan yang diperiksanya. Oleh karena itu Akuntan publik dapat memberikan berbagai pertimbangan dan saran kepada manajemen untuk memperbaiki hasil operasi perusahaan yang menamakan jasanya.







            c. Akuntansi pajak
                   Adalah jasa akuntan publik yang banyak dibutuhkan masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian jasa ini adalah :
§  Untuk memenuhi peraturan perpajakan yang beraku
§  Untuk menekan pajak seminimum mungkin

2. Akuntansi Intern :

                    Akuntansi biaya misalnya pada akuntansi ini  menganalisi biaya perusahaan untuk membantu manajemen dalam pengawasan biaya. Biasanya akuntansi biaya ditekankan pada biaya produksi, tetapi pada akhir ini penekanan atas biaya pemasaran juga semakin meningkat. Selain untuk pengawasan, akuntansi biaya yang baik akan membantu manajemen dalam penetapan harga jual produknya sehingga diperoleh laba yang lebih besar. Selain itu, akuntansi biaya dapat memberi informasi kepada manajemen tentang produk mana yang tidak menguntungkan sehingga produksinya harus dihentikan, dan produk mana yang menguntungkan.

          a. Peranggaran
                   yaitu menetapkan sasaran penjualan dan laba, serta perencanaan yang terinci untuk mencapai sasaran tersebut. Penyusunan anggaran selalu memperhatikan  data masa lalu  yang di laporkan dalam aporan akuntansi.




          b. Perancangan Informasi
                   yaitu mengidentifikasikan kebutuhan informasi untuk kepengtingan intern maupun ekstern, setelah kebutuhan informasi diketahui, selanjutnya di rancang dan di kembangkan system ang sesuai. Sistem informasi akuntansi sangat membantu dalam mengawasi jalannya operasi suatu perusahaan.

          c. Data akuntansi keuangan
                   adalah pemeriksaan yang di lakukan oeh akuntan intern perusahaan. Perusahaan – perusahaan besar pada umunya memiliki saff pemeriksa intern. Pada akuntan intern memiliki tugas untuk mengevaluasi system akuntansi dan manajement.

C. Jabatan – jabatan dalam Akuntansi.

Ø Bendaharawan Perusahaan
Ø Konsultan
Ø Akuntan Publik
Ø Pemegang Buku Perusahaan

D. Pihak – pihak yang membutuhkan Informasi.

Ø Pemilik Perusahaan
Ø Pemerintah
Ø Investor – investor


E. Prinsip – prinsip Akuntansi

                   Prinsip-prinsip Akuntansi terdiri dari atas sejumlah aturan yang menjadi pedoman bertindak dalam melaksanakan laporan-laporan keuangan di dalam suatu perusahaan. Aturan tersebut yaitu :
*    Konsep Entitas
Yaitu konsep yang paling mendasar didalam akuntansi atau yang sering disebut  Kesatuan Usaha, yang artinya suatu organisasi atau bagian dari organisasi yang berdiri sendiri, terpisah dari organisasi yang lain atau individu lain.

*    Prinsip Obyektifitas
Catatan dan laporan akuntansi yang harus didasarkan pada data yang bisa dipercaya sebaga laporan yang menyajikan informasi yang tepat dan berguna. Data yang bisa dipercaya adalah data yang bisa diverifikasi ( diperiksa Kebenarannya ).

*    Prinsip Cost (biaya)
Menetapkan bahwa harta atau jasa yang dibeli atau diperoleh harus dicatat atas dasar baya yang sesungguhnnya.Barang atau jasa yang dibeli akan dicatat dengan harga sesungguhnnya dan disepakati dalam transaksi yang bersangkutan.






C.Rangkuman 1

Pengertian Akuntansi.
               
                   Definisi Akuntansi dapat dirumuskan dari dua sudut yaitu :
Sudut Pemakai
Suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan suatu organisasi.
Sudut Proses Kegiatan
Yaitu proses pencatatan, pengolahan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisaan data keuangan suatu organisasi.

B. Spesialisasi Dalam Akuntansi.
          1. Akuntansi Publik yang terdiri :
                    a. Pemeriksa Laporan Keuangan
                                      Yaitu disebut juga dengan ( auditing ) yang artinya suatu bidang pekerjaan profesi akuntansi paling utama yang diberikan kepada publik (umum). Pemeriksaan laporan keuangan adalah pemeriksaan secara independen untuk menilai kewajaran laporan keuangan yang dissusun manajemen bagi para Investor, kreditur dan pihak luar lainnya. Hasil pemeriksaan akuntan publik dituangkan dalam sebuah laporan yang disebut laporan hasil pemeriksaan akuntan. Apabila akuntan publik yakin bahwa laporan keuangan menyajikan informasi secara wajar, maka ia akan memberikan pendapatnya bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi.   

 b. Konsultasi manajemen
                    adalah pemberian jasa yang meliputi aspek yang luas. Biasanya jasa ini diberikan bersamaan dengan pemeriksaan akuntan. Sebagai pemeriksa, akuntan biasanya mempunyai pengetahuan yang mendalam mengenai operasi perusahaan yang diperiksanya. Oleh karena itu akuntan publik dapat memberikan berbagai pertimbangan dan saran kepada manajemen untuk memperbaiki hasil operasi perusahaan yang menggunakan jasanya.
 c. Akuntansi perpajakan
                   adalah jasa akuntan publik yang banyak dibutuhkan masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dngan pemberian jasa ini adalah :
·        Untuk memenuhi peraturan perpajakan yang berlaku, dan
·        Untuk menekan pajak seminimum mungkin

2. Akuntansi Intern :
                     a. Peranggaran
                                      Menetapkan sasaran penjualan dan laba, serta perencanaan yang terinci untuk mencapai sasaran tersebut. Penyusunan anggaran selalu memperhatikan data masa lalu yang dilaporkan dalam laporan akuntansi. Oleh karena itu perusahaan biasanya memandang kegiatan peranggaran sebagai aspek yang penting dari sistem akuntansinya.  



                    b. Perancangan sistem Informasi
                                      Mengidentifikasi kebutuhan informasi untuk kepentingan intern maupun ekstern. Setelah kebutuhan informasi diketahui, selanjutnya dirancang dan dikembangkan sistem yang sesuai. Sistem informasi akuntansi sangat membantu dalam mengawasi jalannya operasi suatu perusahaan.

                   c. Akuntansi Manajemen
                                      adalah akuntansi yang bertujuan utama menghasilkan informasi untuk kepentingan manajemen. Jenis informasi yang dibutuhkan dalam manajemen berbeda dengan informasi yang dibutuhkan pihak luar. Dan biasanya informasi yang dibutuhkan manajemen sangat mendalam, dan sering gunakan dalam pengambilan keputusan manajemen.Informasi semacam ini biasanya tidak di publikasikan kepada umum.

                   d.. Akuntansi keuangan
                                      Maksudnya disini adalah data yang menghasilkan laporan keuangan untuk kepentingan pihak luar. Yang dimaksud pihak luar tersebut yaitu pihak diluar manajemen perusahaan, seperti investasi, kreditur, badan pemerintah dan pihak luar lainnya.






                   e. Pemeriksaan Intern
                                      Yaitu pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan intern perusahaan. Pada akuntan intern bertugas untuk mengevaluasi sistem akuntansi dan manajemen. Tujuan pokoknya adalah untuk membantu manajemen dalam memperbaiki efisiensi operasi dan untuk menjamin bahwa para karyawan dan bagian- bagian perusahaan  telah melaksanakan prosedur dan rencana yang ditetapkan manajemen.
                    
GAMBAR.1
BIDANG- BIDANG AKUNTANSI

          Akuntansi Publik                                    Akuntansi Intern
Text Box: Akuntansi umum
(Pembuatan Laporan Keuangan)
Text Box: Pemeriksaan Akuntan
(auditing )
Text Box: Akuntansi Biaya
Text Box: Perpajakan
Text Box: Peranggaran
Text Box: Konsultasi Manajemen
Text Box: Perancangan Sistem Akuntansi
Text Box: Pemeiksaan Intern
















C. Jabatan – jabatan dalam Akuntansi.
v Bendaharawan Perusahaan
v Konsultan
v Akuntan Publik
v Pemegang Buku Perusahaan

D. Pihak – pihak yang membutuhkan Informasi.
Ø Pemilik Perusahaan
Ø Pemerintah
Ø Investor – investor


E. Prinsip – prinsip Akuntansi

                             Prinsip-prinsip Akuntansi terdiri dari atas sejumlah aturan yang menjadi pedoman bertindak dalam melaksanakan laporan-laporan keuangan di dalam suatu perusahaan. Aturan tersebut yaitu :

*    Konsep Entitas
Yaitu konsep yang paling mendasar didalam akuntansi atau yang sering disebut  Kesatuan Usaha, yang artinya suatu organisasi atau bagian dari organisasi yang berdiri sendiri, terpisah dari organisasi yang lain atau individu lain.

*    Prinsip Obyektifitas
Catatan dan laporan akuntansi yang harus didasarkan pada data yang bisa dipercaya sebaga laporan yang menyajikan informasi yang tepat dan berguna. Data yang bisa dipercaya adalah data yang bisa diverifikasi ( diperiksa Kebenarannya ).

*    Prinsip Cost (biaya)
Menetapkan bahwa harta atau jasa yang dibeli atau diperoleh harus dicatat atas dasar baya yang sesungguhnnya.Barang atau jasa yang dibeli akan dicatat dengan harga sesungguhnnya dan disepakati dalam transaksi yang bersangkutan. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar